Resume Artikel Ilmiah “Teaching-loving-caring (asah-asih-asuh) and semi-military education on character education management”
Artikel ilmiah berjudul "Teaching-Loving-Caring (Asah-Asih-Asuh) and Semi-Military Education on Character Education Management" yang ditulis oleh Asep Sukendar, Husaini Usman, dan Cepi Safruddin Abdul Jabar serta diterbitkan dalam jurnal Cakrawala Pendidikan tahun 2019 membahas pentingnya pendidikan karakter bagi siswa, yang merupakan aspek krusial dalam menentukan kualitas hidup manusia. Studi kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan pelaksanaan pendidikan karakter di SMA Taruna Nusantara, Magelang, yang menggabungkan konsep asah-asih-asuh (mengasah, mengasihi, dan mengasuh) dengan pendidikan semi-militer.
Penelitian ini memfokuskan pada tiga aspek nilai karakter utama, yaitu religiusitas, moralitas, dan kepemimpinan, yang direncanakan dan diimplementasikan secara partisipatif dan terintegrasi di lingkungan sekolah dan asrama. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Huberman dan Saldana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan pendidikan karakter, sekolah lebih menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai religiusitas, moralitas, dan kepemimpinan. Aspek religiusitas berfokus pada pembinaan iman sesuai agama dan keyakinan siswa, serta pengembangan sikap toleransi dalam kehidupan beragama. Moralitas ditanamkan melalui kegiatan sehari-hari seperti upacara bendera, menyanyikan lagu kebangsaan, dan peringatan hari-hari besar nasional, yang dirancang untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, nasionalisme, dan integritas.
Aspek kepemimpinan difokuskan pada pembentukan disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan integritas, yang dijalankan melalui program tahunan sekolah dan kegiatan sehari-hari di asrama. Perencanaan aspek ini dilakukan secara bertahap, mulai dari inisiasi pada kelas X, pengembangan pada kelas XI, hingga pematangan pada kelas XII. Pada tahap ini, siswa diharapkan telah memiliki kemandirian dalam berpikir dan bertindak.
Faktor pendukung dalam perencanaan pendidikan karakter meliputi input siswa, proses, input instrumental, dan input lingkungan. Sekolah menggunakan prinsip pembinaan yang dikenal sebagai sistem among, yang mencakup tiga aspek utama: asah untuk mengembangkan kapasitas intelektual siswa, asih untuk menanamkan nilai-nilai luhur, dan asuh untuk mengembangkan kepribadian yang mandiri.
Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor penghambat, seperti adanya kesenjangan yang besar dalam latar belakang ekonomi, agama, ras, budaya, dan kemandirian antar siswa, serta masalah psikologis sosial antara siswa dengan pamong mereka. Meskipun demikian, implementasi pendidikan karakter di SMA Taruna Nusantara dinilai berhasil dalam membentuk siswa yang religius, bermoral, dan berjiwa kepemimpinan, dengan mengintegrasikan pendekatan pendidikan asah-asih-asuh dan semi-militer dalam kurikulum mereka.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter yang direncanakan dan diimplementasikan secara sistematis dan integratif, dengan melibatkan seluruh komponen pendidikan dalam upaya membentuk pribadi siswa yang berkualitas dan berkarakter.
Komentar
Posting Komentar